PDIP Berulah Lagi Lewat Sekjennya Hasto, Mensejajarkan Khilafah dengan Komunis
PDIP setuju penegasan larangan terhadap ideologi yang bertentangan dengan Pancasila, tapi anehnya mereka seakan mensejajarkan kekhilafahan yang belum pernah ada bukti mengancam NKRI dengan marxisme-komunisme, kapitalisme-liberalisme.
Nampaknya kebencian PDIP terhadap ajaran Islam Khilafah belum pupus, mereka melalui kendalinya terhadap Presiden Jokowi telah mencabut BHP HTI secara zalim, hanya karena dalih telah mengajarkan Islam khilafah. Kenapa ya mereka (PDIP) seperti takut dengan ajaran Islam Khilafah dan Malah cenderung menghiraukan aliran komunis yang sudah banyak bukti ingin merubah ideologi Pancasila.
Setelah sebelumnya PDIP melalui Sekjennya Hasto ngotot enggan mencantumkan TAP MPRS Nomor : XXV/MPR/1966 Tentang pembubaran PKI, akhirnya kini PDIP berubah fikiran setelah banyak desakan dari publik terutama umat Islam yg cinta dan siap membela NKRI tetap dalam ideologi Pancasila.
Namun bukan PDIP namanya kalau mereka tidak licik, dalam keterangannya menyetujui TAP MPRS Nomor : XXV/MPR/1966 Tentang pembubaran PKI ada hal lain yang diselipkan dalam niat jahat mereka yaitu pelarangan komunisme dan bentuk Khilafahisme.
Ngototnya Hasto enggan mencantumkan TAP MPRS Nomor : XXV/MPR/1966 Tentang pembubaran PKI ini sangat jelas mengkonfirmasikan bahwa PDIP memang anti bahkan alergi dengan ajaran Islam Khilafah dan mungkin ajaran Islam itu sendiri.
Apakah tujuan mereka sebenarnya? Ketat mengurus tentang kekhilafahan dan mengatur ajaran Islam. Sebenarnya tujuan adanya partai politik harusnya mengurusi aspek yg lebih penting seperti Ekonomi misalnya, apalagi mereka kan Partai pemenang (katanya). Jangan malah buat rusuh terus di NKRI kita tercinta ini dengan membuat aturan atau malah mau merubah UUD yang sudah ada.
Dan yg lucunya lagi ada rencana adanya pembubaran ormas Islam (FPI), apa alasannya atau adakah bukti FPI pernah merugikan negara dan membuat rusuh di Indonesia ??
Sebenarnya masih banyak masalah di negara kita ini yang lebih penting untuk di selesaikan, ketimbang harus ribut masalah Khilafah dan Ormas Islam. Seperti bantu KPK mencari dan menemukan Harun Masiku misalnya, yg sudah seperti siluman menghilang begitu saja. Dari pada partainya bikin ribut terus mendingan bikin Indonesia maju sesuai selogan partainya, pasti lebih bermanfaat dan rakyat ngga di bikin pusing sama kelakuan dan kebijakan rezim sekarang yg dikuasai PDIP.
