Awas Berbahaya! Berikut Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengolah Singkong
Aghil – Singkong merupakan salah satu sumber energi dan karbohidrat. Singkong juga dikenal memiliki banyak manfaat yang baik bagi tubuh.
Meskipun begitu, ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengolah singkong ini. Dilansir dari laman Suara.com, berikut selengkapnya.
Kandungan Glikosida Sianogen
Singkong mengandung sebuah zat bernama glikosida sianogen. Bahan kimia ini merupakan zat yang mampu melepaskan racun sianida dalam tubuh. Oleh karena itu, singkong perlu diolah dengan benar sebelum dikonsumsi agar mencegah terjadinya keracunan oleh sianida.
Berbahaya pada Masa Kehamilan dan Menyusui
Bagi ibu hamil dan menyusui, sangat tidak disarankan mengkonsumsi singkong. Saat mengkonsumsi singkong terlalu banyak, hal ini diduga dapat meningkatkan risiko bayi mengalami kecacatan bawaan dan kelainan tiroid.
Mengkonsumsi Secara Berlebih
Singkong dapat menurunkan jumlah yodium yang diserap oleh tubuh. Jika terlalu sering mengkonsumsi singkong, maka akan berpotensi sebabkan tubuh kekurangan yodium.
Selain itu, singkong juga dapat kurangi kadar hormon tiroid dalam tubuh. Sehingga jika Anda adalah penderita penyakit tiroid atau tengah menjalani terapi penggantian tiroid, singkong ini menjadi sebuah pantangan untuk dikonsumsi.
Cara Mengolah Singkong yang Benar
Untuk menghindari risiko berbahaya, pastikan Anda mengolah singkong dengan benar. Hal ini untuk menghilangkan zat sianida yang terkandung dalam singkong.
Caranya dengan mengupas kulitnya, kemudian rencap bagian batangnya didalam air bersih selama 48-60 jam. Setelah proses perendaman selesai, maka olahlah singkong dengan kondisi matang sempurna. Anda dapat menggorengnya, merebusnya, atau mengukusnya selama 25 menit. Dengan begitu, racun sianida pada singkong dapat dihilangkan.
Semoga bermanfaat.
