RajaKomen
Viral Foto Komodo Menghadang Truk, Proyek Pembangunan Ini Ternyata Alasannya

Viral Foto Komodo Menghadang Truk, Proyek Pembangunan Ini Ternyata Alasannya

27 Okt 2020
518x

Aghil - Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan beredarnya foto viral seekor Komodo yang tengah berhadapan dengan truk. Truk tersebut terlihat membawa tiang pancang yang berkaitan dengan proyek pengembangan wisata di Pulau Rinca, Labuan Bajo, NTT.

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengungkapkan, bahwa pembangunan di Pulau Rinca berada di tahap pembongkaran bangunan eksisting dan pembuangan puing, pembersihan pile cap, dan pembuatan tiang pancang.

“Telah dilakukan pemagaran pada kantor direksi, bedeng pekerja, material, lokasi pembesian, pusat informasi, dan penginapan ranger,” kata dia dalam keterangannya yang dilansir dari Tempo.co.

Pembangunan kawasan di Pulau Rinca ini terdiri dari lima pekerjaan.

Pertama, pembangunan Dermaga Loh Buaya untuk meningkatkan kapasitas dermaa eksisting.

Kedua, pembangunan pengaman pantai sebagai jalan setapak untuk akses masuk dan keluar wisatawan.

Ketiga, pembangunan elevated deck sebagai jalan akses penghubung dermaga, pusat informasi, serta penginapan.

Keempat, pembangunan pusat informasi yang terintegrasi dengan elevated deck, kantor resort, guest house dan kafetaria.

Kelima, pembangunan penginapan bagi para ranger, pemandu wisata, dan peneliti serta dilengkapi dengan pos penelitian dan pemantauan habitat komodo.

Basuki memastikan, bahwa proyekk pembangunan ini selalu mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pengembangan infrastruktur yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi,” ungkapnya.

Selain itu, Kementerian PUPR juga bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk melindungi Taman Nasional Komodo sebagai World Heritage Site UNESCO. Kerja sama tersebut telah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada 15 Juli 2020 atau sebelum proyek dimulai.

Koordinasi ini dilakukan untuk menjaga habitat satwa, khususnya Komodo sebagai hewan endemik Indonesia. Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi NTT Herman Tobo mengklaim proses pembangunan pulau Rinca selalu melibatkan ranger agar tidak merusak kawasan.

"Kami selalu didampingi ranger dari Balai Taman Nasional Komodo sehingga proses pembangunan prasarana dan sarana tidak merusak atau mengganggu habitat komodo," kata Basuki.

Ia pun memastikan izin lingkungan hidup terhadap kegiatan penataan kawasan pulau Rinca telah terbit pada 4 September 2020 berdasarkan Peraturan Menteri LHK No 16 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup.

Meski begitu, Kelompok sipil Manggarai Barat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) mengkritik keras masuknya alat berat itu.

Ketua Formapp Aloysius Suhartim Karya berpendapat kendaraan berat itu telah mengganggu ekosistem komodo. Peristiwa tersebut, kata dia, merupakan kali pertama habitat komodo tercemar oleh deru mesin kendaraan.  Ia lalu mendesak pemerintah untuk menghentikan pembangunan tersebut. “Pembangunan yang sifatnya eksploitasi dan ekstraksi itu haram,” ucapnya.

Baca Juga:
5 Cara Mengirit Listrik Sepanjang Di Rumah Saja

5 Cara Mengirit Listrik Sepanjang Di Rumah Saja

Gaya Hidup      

19 Apr 2020 | 565


Lebih dari satu bulan banyak masyarakat menuruti ajakan beraktifitas di rumah saja guna mencegah penyebaran virus corona baru ataupun COVID-19. Tidak dapat dielakkan ada kesempatan ...

Dukungan Rakyat Bagi Airlangga Hartarto Sebagai Capres 2024

Dukungan Rakyat Bagi Airlangga Hartarto Sebagai Capres 2024

Politik      

14 Mei 2022 | 463


Keberhasilan Airlangga Hartarto memimpin Partai Golkar dan sebagai Menko Perekonomian dinilai mendongkrak elektabilitasnya untuk maju pada Pilpres 2024. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai ...

Cara Mudah Membuat Masker Lidah Buaya di Rumah

Cara Mudah Membuat Masker Lidah Buaya di Rumah

Tips      

2 Feb 2020 | 702


Lidah buaya dipercaya efektif untuk membuat rambut lebih lebat, melembapkan kulit, dan mendinginkan kulit terbakar gara-gara terkena paparan sinar matahari. Saat ini, tidak sedikit ...

Ini Kata Bang Sandi Terkait Pembakaran Bendera oleh Oknum Banser

Ini Kata Bang Sandi Terkait Pembakaran Bendera oleh Oknum Banser

Politik      

23 Okt 2018 | 9051


Masihkeren.com - Video pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid oleh beberapa anggota Banser di Garut menjadi viral di masyarakat dan warga net. Banyak yang mengutuk aksi pembakaran ...

PDIP Berulah Lagi Lewat Sekjennya Hasto, Mensejajarkan Khilafah dengan Komunis

PDIP Berulah Lagi Lewat Sekjennya Hasto, Mensejajarkan Khilafah dengan Komunis

Politik      

16 Jun 2020 | 688


PDIP setuju penegasan larangan terhadap ideologi  yang bertentangan dengan Pancasila, tapi anehnya mereka seakan mensejajarkan kekhilafahan yang belum pernah ada bukti mengancam NKRI ...

Tempat Wisata Antimainstream Bagi Traveller Berjiwa Petualang

Tempat Wisata Antimainstream Bagi Traveller Berjiwa Petualang

Pariwisata      

23 Jan 2020 | 1019


Saat masa liburan panjang tiba sudah pasti banyak sekali orang tengah heboh mempersiapkan agenda seru dan menarik, salah satunya travelling ke suatu tempat. Kalau mengunjungi kawasan ...

Copyright © MasihKeren.com 2018 - All rights reserved