rajabacklink
Viral Foto Komodo Menghadang Truk, Proyek Pembangunan Ini Ternyata Alasannya

Viral Foto Komodo Menghadang Truk, Proyek Pembangunan Ini Ternyata Alasannya

27 Okt 2020
123x

Aghil - Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan beredarnya foto viral seekor Komodo yang tengah berhadapan dengan truk. Truk tersebut terlihat membawa tiang pancang yang berkaitan dengan proyek pengembangan wisata di Pulau Rinca, Labuan Bajo, NTT.

Basuki Hadimuljono, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengungkapkan, bahwa pembangunan di Pulau Rinca berada di tahap pembongkaran bangunan eksisting dan pembuangan puing, pembersihan pile cap, dan pembuatan tiang pancang.

“Telah dilakukan pemagaran pada kantor direksi, bedeng pekerja, material, lokasi pembesian, pusat informasi, dan penginapan ranger,” kata dia dalam keterangannya yang dilansir dari Tempo.co.

Pembangunan kawasan di Pulau Rinca ini terdiri dari lima pekerjaan.

Pertama, pembangunan Dermaga Loh Buaya untuk meningkatkan kapasitas dermaa eksisting.

Kedua, pembangunan pengaman pantai sebagai jalan setapak untuk akses masuk dan keluar wisatawan.

Ketiga, pembangunan elevated deck sebagai jalan akses penghubung dermaga, pusat informasi, serta penginapan.

Keempat, pembangunan pusat informasi yang terintegrasi dengan elevated deck, kantor resort, guest house dan kafetaria.

Kelima, pembangunan penginapan bagi para ranger, pemandu wisata, dan peneliti serta dilengkapi dengan pos penelitian dan pemantauan habitat komodo.

Basuki memastikan, bahwa proyekk pembangunan ini selalu mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

“Pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN direncanakan secara terpadu baik penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pengembangan infrastruktur yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi,” ungkapnya.

Selain itu, Kementerian PUPR juga bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) untuk melindungi Taman Nasional Komodo sebagai World Heritage Site UNESCO. Kerja sama tersebut telah ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada 15 Juli 2020 atau sebelum proyek dimulai.

Koordinasi ini dilakukan untuk menjaga habitat satwa, khususnya Komodo sebagai hewan endemik Indonesia. Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Provinsi NTT Herman Tobo mengklaim proses pembangunan pulau Rinca selalu melibatkan ranger agar tidak merusak kawasan.

"Kami selalu didampingi ranger dari Balai Taman Nasional Komodo sehingga proses pembangunan prasarana dan sarana tidak merusak atau mengganggu habitat komodo," kata Basuki.

Ia pun memastikan izin lingkungan hidup terhadap kegiatan penataan kawasan pulau Rinca telah terbit pada 4 September 2020 berdasarkan Peraturan Menteri LHK No 16 Tahun 2012 tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup.

Meski begitu, Kelompok sipil Manggarai Barat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Peduli dan Penyelamat Pariwisata (Formapp) mengkritik keras masuknya alat berat itu.

Ketua Formapp Aloysius Suhartim Karya berpendapat kendaraan berat itu telah mengganggu ekosistem komodo. Peristiwa tersebut, kata dia, merupakan kali pertama habitat komodo tercemar oleh deru mesin kendaraan.  Ia lalu mendesak pemerintah untuk menghentikan pembangunan tersebut. “Pembangunan yang sifatnya eksploitasi dan ekstraksi itu haram,” ucapnya.

Baca Juga:
Mobil MPV Terbaik dengan Kenyamanan Kemewahan Serta Handal Bagi Keluarga Kecil

Mobil MPV Terbaik dengan Kenyamanan Kemewahan Serta Handal Bagi Keluarga Kecil

Gaya Hidup      

16 Des 2020 | 149


Saat ini, segmen mobil mpv bagi keluarga kecil kian tumbuh pesat di Indonesia. Selain banyak digemari karena memiliki harga yang terjangkau juga mempunyai banyak kegunaan, salah satunya ...

Beras Merah Organik dan Khasiatnya

Beras Merah Organik dan Khasiatnya

Kesehatan      

7 Agu 2019 | 463


Beras putih adalah beras yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Beras putih ini diperoleh dari padi yang sudah digiling dan dibersihkan sehingga warnanya bisa menjadi ...

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Cara Baru Beriklan Dengan Aplikasi Soorvei

Tips      

1 Okt 2020 | 82


Total belanja iklan nasional tahun 2018 mencapai 145T, sedangkan tahun 2019 mencapai 181T. Meskipun pada tahun 2020 belanja iklan dipastikan turun karena pandemic covid-19 menarik bahwa ...

Ini Lho 5 Manfaat Jamu Beras Kencur, dari Atasi Batuk Hingga Stress

Ini Lho 5 Manfaat Jamu Beras Kencur, dari Atasi Batuk Hingga Stress

Herbal      

17 Feb 2020 | 267


Tidak hanya sebagai bumbu penambah masakan, kencur juga dikonsumsi selaku jamu. Jamu beras kencur, umpamanya, yang banyak mengandung manfaat. Jamu beras kencur biasanya dibuat dari paduan ...

5 Cara Mengirit Listrik Sepanjang Di Rumah Saja

5 Cara Mengirit Listrik Sepanjang Di Rumah Saja

Gaya Hidup      

19 Apr 2020 | 162


Lebih dari satu bulan banyak masyarakat menuruti ajakan beraktifitas di rumah saja guna mencegah penyebaran virus corona baru ataupun COVID-19. Tidak dapat dielakkan ada kesempatan ...

Beberapa Makanan yang Dapat Menyebabkan Kanker Usus

Beberapa Makanan yang Dapat Menyebabkan Kanker Usus

Kesehatan      

2 Sep 2020 | 106


Adalah kanker usus yang merupakan masalah utama di Indonesia , di mana terdapat sekitar 30.017 orang menderita penyakit kanker di Indoensia. Penyakit kanker usus adalah suatu penyakit yang ...

Copyright © MasihKeren.com 2018 - All rights reserved