RajaKomen
Tradisi Unik Pemakaman Mepasah di Desa Trunyan

Tradisi Unik Pemakaman Mepasah di Desa Trunyan

16 Jun 2020
1645x

Bila berkunjung ke Pulau Bali, sangat sayang bila melewatkan mengunjungi Desa Trunyan. Desa Trunyan ini merupakan salah satu desa tertua di Pulau Bali yang memiliki tradisi unik, yaitu cara pemakaman mayat yang berbeda dari kebiasaan. Di desa Trunyan Bali ini mayat tidak dibakar melalui upacara ngaben dan tidak juga dikubur seperti layaknya di berbagai tempat. Mayat ini hanya dibiarkan saja di alam terbuka yang disebut dengan mepasah. Walaupun terkenal dengan cara pemakamannya yang unik, masyrakat yang ada di desa Trunyan ini terkadang melakukan prosesi penguburan mayat. Dan lokasi tersebut yaitu Sema Wayah, Sema Bantas dan Sema Nguda.

Di Sema Wayah, mayat dimakamkan secara mepasah dan sementara itu di Sema Bantas dipakai untuk jenis pemakaman khusus untuk mayat yang dikubur. Sedangkan Sema Nguda adalah lokasi pemakaman yang bisa digunakan untuk mayat mepasah maupun mayat yang dikubur. Bagaimana kriteria mayat yang dikubur? Yaitu mereka yang meninggal akibat  terserang penyakit dan yang meninggal karena kecelakaan, meninggal secara tidak wajar, anak kecil yang gginya belum tanggal, dibunuh maupun orang yang meninggal karena bunuh diri.

Sementara untuk mayat mepasah yaitu masyarakat desa Trunyan yang meninggal setelah berumahtangga. Begitu juga dengan anak kecil yang telah tanggal giginya dan para bujangan masuk ke dalam kategori mayat mepasah. Namun meski mayat mepasah ditelantarkan begitu saja ternyata tidak berbau busuk justru sebaliknya berbau wangi. Ini karena keberadaan pohon taru menyan yang berfungsi menghilangkan bau bangkai dari mayat mepasah.

Terkait dengan pohon taru mmenyan yang berada di desa Trunyan ini terdapat cerita legenda. Menurut legenda tersebut bahwa pada zaman dahulu wangi dari pohon taru menyan ini dapat menghipnotis empat saudara yang berasal dari Keraton Surakarta yang ketika itu sedang melakukan perjalanan melintasi lautan. Kemudian empat orang tersebut tiba di desa Trunyan dan salah seorangnya jatuh cinta kepada dewi penunggu pohon taru menyan. Keduanya pun menikah dan mendirikan sebuah kerajaan kecil dan memiliki pangeran sulung yang kemudian menjadi raja kecil dengan gelar Ratu Sakti Pancering Jagat.

Pada masa kepemimpinannya tersebut dia merasa bila bau harum dari pohon taru menyan akan membahayakan desa Trunyan. Dan akhirnya memerintahkan agar mayat orang yang meninggal tidak lagi dikubur namun dibiarkan saja di dekat pohon taru menyan. Alhasil bau wangi taru menyan itu tidak lagi menyebar dan di waktu yang bersamaa mayat yang diletakkan di atas tanah tidak membusuk.

 

Baca Juga:
8 Penyakit yang Jadi Penyebab Bau Mulut

8 Penyakit yang Jadi Penyebab Bau Mulut

Kesehatan      

22 Feb 2020 | 718


Keadaan bau mulut ataupun halitosis dapat jadi halangan dalam berhubungan. Penyebab, bau mulut ini tidak cuma menganggu diri sendiri saja, tetapi pula orang yang diajak berhubungan. ...

Jenis Wakaf Yang Perlu Anda Ketahui

Jenis Wakaf Yang Perlu Anda Ketahui

Tips      

13 Maret 2022 | 575


Wakaf merupakan salah satu bentuk sedekah yang paling beda dari sedekah pada umumnya. Amalan ini seringkali disebut investasi akhirat karena manfaat di dunia dan pahalanya kekal hingga ...

Ternyata Nonton Film Horor Memberikan Dampak Positif Bagi Kesehatan Tubuh Lho

Ternyata Nonton Film Horor Memberikan Dampak Positif Bagi Kesehatan Tubuh Lho

Gaya Hidup      

9 Feb 2021 | 920


Sekarang ini film-film yang berbau mistik semakin banyak, baik itu buatan dalam negeri maupun yang berasal dari luar negeri seperti Korea, Thailand, Jepang dan lain-lain. Meskipun ...

Pahami Lebih Jauh Makna dari Penerjemah Tersumpah

Pahami Lebih Jauh Makna dari Penerjemah Tersumpah

Tips      

19 Okt 2020 | 680


Mungkin bagi anda yang sering bepergian ke luar negeri atau sedang mempunyai urusan dengan pihak luar negeri untuk urusan ekonomi, wisata, pendidikan sudah sering menggunakan jasa ...

4 Cara Dapatkan Kulit Sehat dan Cerah

4 Cara Dapatkan Kulit Sehat dan Cerah

Gaya Hidup      

30 Nov 2020 | 488


Aghil - Memiliki kulit sehat tentu menjadi impian semua orang. Salah satu tanda kulit sehat adalah kulit terlihat cerah, bebas noda, dan warnanya merata. Kendati demikian, dermatologis ...

olahraga di rumah

Beberapa Olahraga di Rumah yang Boleh Dilakukan Saat Sedang Menstruasi

Tips      

17 Jun 2022 | 462


Bolehkah olahraga saat haid? Gejala haid yang menyakitkan seperti nyeri perut, sakit kepala, hingga kelelahan yang tidak biasa membuat sebagian besar wanita enggan berolahraga selama haid. ...

Copyright © MasihKeren.com 2018 - All rights reserved