hijab
Tradisi Unik Pemakaman Mepasah di Desa Trunyan

Tradisi Unik Pemakaman Mepasah di Desa Trunyan

16 Jun 2020
224x

Bila berkunjung ke Pulau Bali, sangat sayang bila melewatkan mengunjungi Desa Trunyan. Desa Trunyan ini merupakan salah satu desa tertua di Pulau Bali yang memiliki tradisi unik, yaitu cara pemakaman mayat yang berbeda dari kebiasaan. Di desa Trunyan Bali ini mayat tidak dibakar melalui upacara ngaben dan tidak juga dikubur seperti layaknya di berbagai tempat. Mayat ini hanya dibiarkan saja di alam terbuka yang disebut dengan mepasah. Walaupun terkenal dengan cara pemakamannya yang unik, masyrakat yang ada di desa Trunyan ini terkadang melakukan prosesi penguburan mayat. Dan lokasi tersebut yaitu Sema Wayah, Sema Bantas dan Sema Nguda.

Di Sema Wayah, mayat dimakamkan secara mepasah dan sementara itu di Sema Bantas dipakai untuk jenis pemakaman khusus untuk mayat yang dikubur. Sedangkan Sema Nguda adalah lokasi pemakaman yang bisa digunakan untuk mayat mepasah maupun mayat yang dikubur. Bagaimana kriteria mayat yang dikubur? Yaitu mereka yang meninggal akibat  terserang penyakit dan yang meninggal karena kecelakaan, meninggal secara tidak wajar, anak kecil yang gginya belum tanggal, dibunuh maupun orang yang meninggal karena bunuh diri.

Sementara untuk mayat mepasah yaitu masyarakat desa Trunyan yang meninggal setelah berumahtangga. Begitu juga dengan anak kecil yang telah tanggal giginya dan para bujangan masuk ke dalam kategori mayat mepasah. Namun meski mayat mepasah ditelantarkan begitu saja ternyata tidak berbau busuk justru sebaliknya berbau wangi. Ini karena keberadaan pohon taru menyan yang berfungsi menghilangkan bau bangkai dari mayat mepasah.

Terkait dengan pohon taru mmenyan yang berada di desa Trunyan ini terdapat cerita legenda. Menurut legenda tersebut bahwa pada zaman dahulu wangi dari pohon taru menyan ini dapat menghipnotis empat saudara yang berasal dari Keraton Surakarta yang ketika itu sedang melakukan perjalanan melintasi lautan. Kemudian empat orang tersebut tiba di desa Trunyan dan salah seorangnya jatuh cinta kepada dewi penunggu pohon taru menyan. Keduanya pun menikah dan mendirikan sebuah kerajaan kecil dan memiliki pangeran sulung yang kemudian menjadi raja kecil dengan gelar Ratu Sakti Pancering Jagat.

Pada masa kepemimpinannya tersebut dia merasa bila bau harum dari pohon taru menyan akan membahayakan desa Trunyan. Dan akhirnya memerintahkan agar mayat orang yang meninggal tidak lagi dikubur namun dibiarkan saja di dekat pohon taru menyan. Alhasil bau wangi taru menyan itu tidak lagi menyebar dan di waktu yang bersamaa mayat yang diletakkan di atas tanah tidak membusuk.

 

Baca Juga:
Perlunya Membersihkan Perhiasan Supaya Terbebas dari Bakteri

Perlunya Membersihkan Perhiasan Supaya Terbebas dari Bakteri

Fashion      

29 Maret 2020 | 202


Banyaknya korban yang tertular virus corona, kian menjadikan kita mesti mawas diri dengan mempraktikkan gaya hidup sehat serta senantiasa memelihara kebersihan. Seperti yang dikutip dari ...

Jamur Dianggap Tak Punya Nutrisi Justru Mampu Mencegah Kanker

Jamur Dianggap Tak Punya Nutrisi Justru Mampu Mencegah Kanker

Herbal      

15 Apr 2020 | 169


Sepanjang ini orang kerap menyangka jamur tidak mempunyai kandungan nutrisi sebab tidak seperti sayuran lain yang lebih terkenal, orang jarang mengupas mengenai kandungan jamur yang ...

5 Fakta Penting Tentang Penyakit Jantung Koroner yang Tidak Boleh Diabaikan

5 Fakta Penting Tentang Penyakit Jantung Koroner yang Tidak Boleh Diabaikan

Kesehatan      

2 Feb 2020 | 226


Penyakit jantung ada di peringkat kedua sebagai penyakit penyebab kematian paling banyak sesudah stroke. Penyakit tidak menular tetapi mematikan ini merugikan negara secara ekonomi lantaran ...

Cuma Ajak Jalan-Jalan Anjing, Pekerjaan Ini Digaji Sampai 572 Juta Rupiah

Cuma Ajak Jalan-Jalan Anjing, Pekerjaan Ini Digaji Sampai 572 Juta Rupiah

Fenomena      

28 Okt 2020 | 60


Aghil - Di beberapa negara di dunia, selalu saja ada berbagai profesi unik yang sebelumnya tak kita bayangkan. Salah satunya pekerjaan sebagai dog walker atau pengajak anjing jalan-jalan ...

Tips Mengendarai Motor Bagi Wanita Berhijab

Tips Mengendarai Motor Bagi Wanita Berhijab

Tips      

22 Okt 2018 | 1802


Masihkeren.com - Sepeda motor saat ini bukan hanya milik kaum pria yang sering digunakan untuk aktifitas sehari-hari baik untuk pergi ke kantor, jalan-jalan, atau kemanapun dengan ...

NEWYES Smart Pen Set, Ini Dia Pena Pintar yang Bisa Simpan Tulisan ke Penyimpanan Cloud

NEWYES Smart Pen Set, Ini Dia Pena Pintar yang Bisa Simpan Tulisan ke Penyimpanan Cloud

Gadget      

9 Maret 2020 | 181


Enggan membawa banyak buku catatan? Hm, barangkali kalian dapat mencoba Newyes Smart Pen Set. Pena ini dapat menyimpan tulisan otomatis ke cloud atau penyimpanan awan semacam DropBox, Box, ...

Copyright © MasihKeren.com 2018 - All rights reserved