RajaKomen
Tradisi Unik Pemakaman Mepasah di Desa Trunyan

Tradisi Unik Pemakaman Mepasah di Desa Trunyan

16 Jun 2020
1435x

Bila berkunjung ke Pulau Bali, sangat sayang bila melewatkan mengunjungi Desa Trunyan. Desa Trunyan ini merupakan salah satu desa tertua di Pulau Bali yang memiliki tradisi unik, yaitu cara pemakaman mayat yang berbeda dari kebiasaan. Di desa Trunyan Bali ini mayat tidak dibakar melalui upacara ngaben dan tidak juga dikubur seperti layaknya di berbagai tempat. Mayat ini hanya dibiarkan saja di alam terbuka yang disebut dengan mepasah. Walaupun terkenal dengan cara pemakamannya yang unik, masyrakat yang ada di desa Trunyan ini terkadang melakukan prosesi penguburan mayat. Dan lokasi tersebut yaitu Sema Wayah, Sema Bantas dan Sema Nguda.

Di Sema Wayah, mayat dimakamkan secara mepasah dan sementara itu di Sema Bantas dipakai untuk jenis pemakaman khusus untuk mayat yang dikubur. Sedangkan Sema Nguda adalah lokasi pemakaman yang bisa digunakan untuk mayat mepasah maupun mayat yang dikubur. Bagaimana kriteria mayat yang dikubur? Yaitu mereka yang meninggal akibat  terserang penyakit dan yang meninggal karena kecelakaan, meninggal secara tidak wajar, anak kecil yang gginya belum tanggal, dibunuh maupun orang yang meninggal karena bunuh diri.

Sementara untuk mayat mepasah yaitu masyarakat desa Trunyan yang meninggal setelah berumahtangga. Begitu juga dengan anak kecil yang telah tanggal giginya dan para bujangan masuk ke dalam kategori mayat mepasah. Namun meski mayat mepasah ditelantarkan begitu saja ternyata tidak berbau busuk justru sebaliknya berbau wangi. Ini karena keberadaan pohon taru menyan yang berfungsi menghilangkan bau bangkai dari mayat mepasah.

Terkait dengan pohon taru mmenyan yang berada di desa Trunyan ini terdapat cerita legenda. Menurut legenda tersebut bahwa pada zaman dahulu wangi dari pohon taru menyan ini dapat menghipnotis empat saudara yang berasal dari Keraton Surakarta yang ketika itu sedang melakukan perjalanan melintasi lautan. Kemudian empat orang tersebut tiba di desa Trunyan dan salah seorangnya jatuh cinta kepada dewi penunggu pohon taru menyan. Keduanya pun menikah dan mendirikan sebuah kerajaan kecil dan memiliki pangeran sulung yang kemudian menjadi raja kecil dengan gelar Ratu Sakti Pancering Jagat.

Pada masa kepemimpinannya tersebut dia merasa bila bau harum dari pohon taru menyan akan membahayakan desa Trunyan. Dan akhirnya memerintahkan agar mayat orang yang meninggal tidak lagi dikubur namun dibiarkan saja di dekat pohon taru menyan. Alhasil bau wangi taru menyan itu tidak lagi menyebar dan di waktu yang bersamaa mayat yang diletakkan di atas tanah tidak membusuk.

 

Baca Juga:
Konsumsi 4 Jenis Makanan Ini Hilangkan Masalah Hipertensi

Konsumsi 4 Jenis Makanan Ini Hilangkan Masalah Hipertensi

Herbal      

18 Feb 2020 | 567


Hipertensi atau tekanan darah tinggi bila dibiarkan akan mengakibatkan berbagai penyakit antara lain, serangan jantung, diabetes, dan stroke. Beberapa aspek yang mengakibatkan tekanan darah ...

8 Panduan Memilih Hijab Untuk Anda yang Memiliki Wajah Bulat

8 Panduan Memilih Hijab Untuk Anda yang Memiliki Wajah Bulat

Fashion      

17 Feb 2020 | 1008


Berdasarkan ajaran Islam, fungsi utama mengenakan hijab ialah buat menutup rambut atau aurat. Hijab tidak cuma dipakai buat menutup bagian rambut dan seputaran leher, namun pula menutup ...

Basuki Setianugroho Penipu

Basuki Setianugroho Penipu

Gadget      

22 Des 2020 | 549


...

Cara Mudah Membuat Masker Lidah Buaya di Rumah

Cara Mudah Membuat Masker Lidah Buaya di Rumah

Tips      

2 Feb 2020 | 674


Lidah buaya dipercaya efektif untuk membuat rambut lebih lebat, melembapkan kulit, dan mendinginkan kulit terbakar gara-gara terkena paparan sinar matahari. Saat ini, tidak sedikit ...

Tampil Menarik dengan Style HIjab Casual

Tampil Menarik dengan Style HIjab Casual

Fashion      

22 Apr 2020 | 988


Pernah gak sih kalian merasa kesulitan untuk memilih hijab yang sesuai? Nah, bila jawabannya iya maka sebaiknya simak yuk beberapa tips berikut ini. karena memang pada faktanya bahwa ...

Tips Aman Sukses Mengikuti Lelang Online

Tips Aman Sukses Mengikuti Lelang Online

Gaya Hidup      

8 Maret 2021 | 1229


Ingin membeli barang melalui lelang online? Kini dengan perkembangan teknologi digital semakin memudahkan bagi anda untuk bisa ikut dalam kegiatan lelang online. Kegiatan lelang secara ...

Copyright © MasihKeren.com 2018 - All rights reserved