rajapress
Mengukur Kepercayaan Publik: Janji Prabowo dan Tantangan Memperkuat Marwah KPK

Mengukur Kepercayaan Publik: Janji Prabowo dan Tantangan Memperkuat Marwah KPK

12 Feb 2024
303x

Isu penindakan tindak pidana korupsi menjadi salah satu topik yang dibahas dalam debat calon presiden yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa, 12 Desember 2023. Penyelesaian Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset, revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi, dan peningkatan kapasitas lembaga pengawas menjadi beberapa program yang dijanjikan oleh ketiga calon presiden.

Prabowo Subianto, calon Presiden Nomor Urut 2, juga setuju bahwa KPK perlu diperkuat. Tidak hanya KPK, namun kepolisian, kejaksaan, dan lembaga pengawas lainnya, seperti BPK, BPKP, dan inspektorat di seluruh instansi pemerintah, juga perlu diperkuat untuk mencegah korupsi.

Perlu kita mengingat kembali, bagaimana sampai Firli Bahuri ditangkap saat masih menjadi Ketua KPK. Pada November 2023, Dewas KPK telah memeriksa sekira 30 orang saksi dalam perkara pelanggaran etik dugaan pemerasan hingga pertemuan Firli Bahuri dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

KPK telah menangkap tersangka kasus korupsi Kementerian Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) pada bulan Oktober 2023. Sebagaimana yang telah diketahui, mantan mentan ini telah dijadikan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penyalahgunaan kekuasaan dengan memaksa pemberian imbalan untuk proses lelang jabatan, termasuk dalam pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kementan, yang juga melibatkan penerimaan gratifikasi. Dalam penanganan kasus SYL inilah, Firli melakukan permainan.

Meskipun FIRLI Bahuri sudah ditetapkan sebagai tersangka namun pada kenyataannya sampai saat ini dia belum ditahan oleh kepolisian. Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari berkomentar bahwa hal ini terjadi karena kejahatan korupsi bukan sebagai kejahatan perorangan melainkan melibatkan banyak pihak (dilansir dari mediaindonesia.com 03/02/24).

Sementara itu medcom.id pada 08/02 melansir berita yang mengungkapkan bahwa  Indonesia Corruption Watch (ICW) mendesak agar Bareskrim Polri segera melakukan supervisi kelengkapan berkas perkara kasus pemerasan yang diduga dilakukan oleh Firli Bahuri. Supervisi ini dianggap perlu dilaksanakan untuk menghindari konflik kepentingan. Hal tersebut diungkapkan oleh peneliti ICW – Kurnia Ramadhana dalam menyikapi berkas perkara Firli. Dokumen tersebut kembali dinyatakan tidak lengkap oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. "Sebab, ada potensi konflik kepentingan jika melihat relasi antara Kapolda Metro Jaya, Karyoto, dengan Firli sendiri," kata Kurnia melalui keterangan tertulis yang dikutip pada Kamis, 08/02/2024.

Masih dikutip dari medcom.id disebut bahwa Kurnia mengatakan Irjen Karyoto sebelumnya merupakan bawahan Firli saat menduduki jabatan sebagai Deputi Penindakan KPK. Di luar itu, secara kepangkatan di kepolisian, Karyoto pun masih berada di bawah Firli.  

Novel Baswedan, mantan Ketua KPK dalam beberapa kesempatan, termasuk wawancara dengan Metro TV menyampaikan bahwa Firli Bahuri sejak masih menjabat sebagai Deputi Penindakan sudah  bermasalah dan arogan. Dalam kesempatan lain, Novel mengatakan bahwa Firli juga disinyalir memiliki harta yang sangat banyak yang tidak dilaporkan dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Kurang lebih ada 10 video yang memuat pembahasan terkait Firli Bahuri di podcast Novel Baswedan di kanal YouTube @NovelBaswedanOfficial. Sejarah yang mengisahkan bagaimana upaya melemahkan KPK juga bisa disimak di sini. Tentunya bisa ditebak dengan mudah bukan, pada masa pemerintahan siapa KPK yang dulunya sakti dilemahkan? Ya, pada masa pemerintahan Presiden Jokowi!

UU KPK yang baru memuat 26 poin yang melemahkan KPK. Di antaranya adalah: pelemahan independensi KPK karena diletakkan sebagai lembaga negara di rumpun eksekutif, bagian yang mengatur bahwa Pimpinan KPK adalah penanggung jawab tertinggi dihapus, pemangkasan kewenangan penyadapan, dan Operasi Tangkap Tangan menjadi lebih sulit dilakukan karena lebih rumitnya pengajuan penyadapan & aturan lain.

Lalu, jika misalnya tongkat estafet kepemimpinan negara ini berpindah kepada Prabowo-Gibran, akankah KPK dikembalikan marwahnya menjadi bersih seperti sedia kala mengingat ada Jokowi di belakang keduanya? Percayakah kepada janji kampanye Prabowo yang menyatakan akan memperkuat KPK selama masih ada Jokowi di belakangnya?

Berita Terkait
Baca Juga:
Pahami Lebih Jauh Makna dari Penerjemah Tersumpah

Pahami Lebih Jauh Makna dari Penerjemah Tersumpah

Tips      

19 Okt 2020 | 1057


Mungkin bagi anda yang sering bepergian ke luar negeri atau sedang mempunyai urusan dengan pihak luar negeri untuk urusan ekonomi, wisata, pendidikan sudah sering menggunakan jasa ...

5 Artis Cantik Ini Dianggap Sebagai Kartini Masa Kini Lho

5 Artis Cantik Ini Dianggap Sebagai Kartini Masa Kini Lho

Berita Selebriti      

22 Apr 2020 | 810


Indonesia mempunyai banyak artis bertalenta, tetapi cuma beberapa yang dirasa memberi teladan semangat dan karakter Kartini. Siapa saja artis cantik berbakat tersebut? Berikut ini 5 ...

7 Kuliner Dengan Tema Oseng Mercon Khusus Untuk Penikmat Makanan Pedas

7 Kuliner Dengan Tema Oseng Mercon Khusus Untuk Penikmat Makanan Pedas

Kuliner      

24 Sep 2020 | 1740


Untuk para pecinta makanan pedas pasti akan tergoda jika melihat atau mendengar makanan bertema Tumis Mercon. Mendengar namanya saja pasti sudah terbayang makanan yang super pedas yang bisa ...

JOKOWI DI BAWAH LIMA TEKANAN BERAT

JOKOWI DI BAWAH LIMA TEKANAN BERAT

Politik      

18 Jan 2022 | 546


Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini berada pada posisi yang sangat rentan. Beliau sedang menghadapi lima (5) tekanan berat. Sekaligus. Kelima tekanan serius ini akan mempengaruhi ...

Cuma Ajak Jalan-Jalan Anjing, Pekerjaan Ini Digaji Sampai 572 Juta Rupiah

Cuma Ajak Jalan-Jalan Anjing, Pekerjaan Ini Digaji Sampai 572 Juta Rupiah

Fenomena      

28 Okt 2020 | 1800


Aghil - Di beberapa negara di dunia, selalu saja ada berbagai profesi unik yang sebelumnya tak kita bayangkan. Salah satunya pekerjaan sebagai dog walker atau pengajak anjing jalan-jalan ...

Pantai Manakarra Mamuju, Objek Wisata Bahari yang Menawan dan Eksotis di Sulawesi Barat

Pantai Manakarra Mamuju, Objek Wisata Bahari yang Menawan dan Eksotis di Sulawesi Barat

Pariwisata      

20 Feb 2020 | 1334


Pantai Manakarra adalah sebuah tempat tujuan wisata yang paling banyak dicari dari seluruh tempat wisata yang terdapat di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Terdapat banyak hal yang buatnya ...

Copyright © MasihKeren.com 2018 - All rights reserved