Tryout.id
JOKOWI DI BAWAH LIMA TEKANAN BERAT

JOKOWI DI BAWAH LIMA TEKANAN BERAT

18 Jan 2022
80x

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini berada pada posisi yang sangat rentan. Beliau sedang menghadapi lima (5) tekanan berat. Sekaligus. Kelima tekanan serius ini akan mempengaruhi cengkeraman kekuasaan Jokowi. Bisa pula berbahaya kalau orang yang menjadi presiden pada 2024 bukan figur yang dia idamkan.

Dan mimpi Jokowi tentang 2024 sangat mungkin buyar. Semua skenario politik yang sedang direncanakannya mulai terganggu. Dan sangat mungkin kelima tekanan itu akan menjadi “natural disaster” (bencana alam)-nya kekuasaan Jokowi.

Tekanan pertama adalah soal dua putra Jokowi, yaitu Gibran Rakabuming Raka (walikota Solo) dan Kaesang Pangarep, yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pelapor, Ubeidillah Badrun (dosen UNJ), meminta agar KPK menyelidiki dugaan “money laundering” (pencucian uang) dan KKN antara kedua terlapor dengan perusahaan yang terlibat pembakaran hutan, PT BMH, yang induknya adalah PT SM.

PT BMH digugat oleh Kementerian Lingkungan Hidup agar membayar ganti rugi sebesar Rp7.9 triliun. Namun yang dikabulkan oleh Mahkamah Agung (MA) hanya Rp78.5 miliar. Setelah itu, ada aliran dana yang patut diduga bermasalah dari BMH atau SM ke perusahaan milik anak-anak Jokowi.

Laporan ini akan membuat Jokowi gerah. Pastilah. Walaupun, menurut banyak orang, KPK kemungkinan besar akan menjelaskan “berbagai alasan” untuk tidak melanjutkan laporan yang menyeret kedua anak Presiden itu. Tetapi, tekanan psikologis laporan ke KPK ini akan memperbesar beban pikiran Jokowi.

Sebab, Jokowi juga menghadapi tekanan kedua. Yaitu, tekanan politik dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. Mega mengisyaratkan bahwa beliau tidak akan membiarkan Ganjar Pranowo maju sebagai capres seperti diinginkan Jokowi. Sebelum ini, Bu Mega tegas menolak upaya Jokowi untuk menjabat tiga periode atau memperpanjang jabatan sampai 2027 tanpa pemilu.

Bu Mega juga mengecam sejumlah pejabat yang menangguk di air keruh pandemi Covid-19. Ini tampaknya terkait dengan bisnis PCR yang diperkirakan menghasilkan laba super besar untuk beberapa pejabat tinggi. Dua menteri Jokowi diduga terlibat.

Tekanan ketiga adalah gugatan terhadap “presidential threshold” (PT) 20% yang dilancarkan oleh berbagai tokoh bangsa. Para penggugat menuntut supaya PT-20% dihapuskan. Kalau dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi nol persen, berarti keinginan “paksa” Jokowi agar Ganjar Pranowo (GP) menjadi presiden bisa gagal.

Jokowi sangat berkepentingan Ganjar menjadi presiden untuk melanjutkan kebijakan dia selama ini dan sekaligus menjaga karir Gibran serta Bobby Nasution.

Ada lagi tekanan keempat. Yaitu, gambaran tentang nasib buruk berbagai proyek megalomania yang ingin direalisasikan Jokowi. Termasuk, dan terutama, proyek pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Penajam Paser, Kalimantan Timur. Sangat besar kemungkinan proyek ini akan dihapuskan oleh presiden yang bukan Ganjar Pranowo. Kalau ini terjadi, Jokowi akan merasa dipermalukan.

Akhirnya, tekanan kelima. Yaitu, desakan publik agar kasus pembantaian KM-50 diusut tuntas. Desakan ini sangat mungkin menjadi kenyataan setelah Jokowi tidak lagi duduk sebagai presiden dan penggantinya bukan Ganjar.

Pembunuhan semena-mena terhadap 6 (enam) pengawal H125 yang sejauh ini tidak ditangani dengan serius oleh penegak hukum, bisa jadi akan diinvestigasi ulang. Ini bisa membuat stress Jokowi. Sebab, penyelidikan ulang bisa menjalar bebas ke mana-mana. Termasuk bisa menyerempet para mantan kelas tinggi, nantinya.

Itulah lima tekanan berat yang dihadapi Presiden Jokowi saat ini. Tekanan dari Bu Mega adalah yang terberat bagi Jokowi. Sebab, manuver Bu Mega akan membuat semua jalan buntu. Tidak hanya buntu, boikot dari Bu Mega bisa pula mencelakakan Jokowi setelah dia tidak lagi duduk sebagai presiden.[]

 

Baca Juga:
5 Alasan Penting Bagi Anda untuk Berjemur Selama Wabah Virus Corona

5 Alasan Penting Bagi Anda untuk Berjemur Selama Wabah Virus Corona

Gaya Hidup      

8 Apr 2020 | 533


Pandemi virus corona (COVID-19) menjadikan seluruh orang tak dapat melakukan kegiatan di luar rumah seperti umumnya. Pemerintah pun menganjurkan masyarakat untuk selalu ada di dalam ...

Ini Kata Bang Sandi Terkait Pembakaran Bendera oleh Oknum Banser

Ini Kata Bang Sandi Terkait Pembakaran Bendera oleh Oknum Banser

Politik      

23 Okt 2018 | 8795


Masihkeren.com - Video pembakaran bendera bertuliskan kalimat Tauhid oleh beberapa anggota Banser di Garut menjadi viral di masyarakat dan warga net. Banyak yang mengutuk aksi pembakaran ...

5 Fakta Penting Tentang Penyakit Jantung Koroner yang Tidak Boleh Diabaikan

5 Fakta Penting Tentang Penyakit Jantung Koroner yang Tidak Boleh Diabaikan

Kesehatan      

2 Feb 2020 | 782


Penyakit jantung ada di peringkat kedua sebagai penyakit penyebab kematian paling banyak sesudah stroke. Penyakit tidak menular tetapi mematikan ini merugikan negara secara ekonomi lantaran ...

8 Potret Kocak Orang-Orang Menggunakan Masker, No.7 Ngeri Sendiri

8 Potret Kocak Orang-Orang Menggunakan Masker, No.7 Ngeri Sendiri

Fenomena      

22 Okt 2020 | 497


Aghil - Untuk merawat wajah dan kulit, berbagai macam cara dilakukan. Mulai dengan menggunakan skincare yang cocok dengan kulit, hingga menggunakan masker pada wajah. Bagi warga +62, ...

Cara Mudah Membuat Masker Lidah Buaya di Rumah

Cara Mudah Membuat Masker Lidah Buaya di Rumah

Tips      

2 Feb 2020 | 595


Lidah buaya dipercaya efektif untuk membuat rambut lebih lebat, melembapkan kulit, dan mendinginkan kulit terbakar gara-gara terkena paparan sinar matahari. Saat ini, tidak sedikit ...

4 Cara Membersihkan Produk Makeup untuk Cegah Bakteri

4 Cara Membersihkan Produk Makeup untuk Cegah Bakteri

Tips      

23 Maret 2020 | 700


Membersihkan kuas makeup amat perlu buat menghindari bercokolnya bakteri yang mampu berpindah ke muka dan menimbulkan jerawat. Barangkali anda sudah membersihkan kuas secara teratur, ...

Copyright © MasihKeren.com 2018 - All rights reserved