Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id
Gaya Hidup

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Oleh Pengguna Kawat Gigi, Wajib Tahu!

Author
calendar_today Nov 30, 2020 schedule 23:50
Share:
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Oleh Pengguna Kawat Gigi, Wajib Tahu!

Aghil – Memasang kawat gigi atau behel bertujuan untuk memperbaiki susunan gigi agar rapi. Namun, pada perjalanannya banyak orang seringkali melakukan kebiasaan yang tak baik saat menggunakan kawat gigi.

Jika hal tersebut selalu dilakukan, maka kawat gigi dapat rusak. Selain itu, kebiasaan tersebut juga dapat memperlambat masa perawatan gigi dengan behel tersebut. Akhirnya, hasilnya takkan maksimal.

Melansir dari CNN Indonesia, berikut beberapa kesalahan yang wajib dihindari saat kamu tengah menggunakan kawat gigi.

1. Mengunyah permen karet

Saat menggunakan kawat gigi, orang tersebut sangat dilarang untuk mmengunyah permen karet ataupun makanan yang bersifat lengket. Hal ini dapat merusak susunan kawat gigi.

"Permen karet dapat menyebabkan kerusakan pada behel karena lengket," kata dokter spesialis ortodontis M. Fahrul Rozi dalam webinar Kalbe, beberapa waktu lalu.

2. Menggigit makanan keras

Mengigit makanan yang keras dapat mengakibatkan kawat gigi lepas dari gigi. Akhirnya kawat gigi tak bekerja maksimal.

Hindarilah makan makanan yang keras jika masih ingin, maka hancurkan terlebih dahulu sebelum dimasukkan kedalam mulut.

"Semuanya bisa dimakan, tapi cara makannya harus diperhatikan. Kalau keras, dipecah dulu, dibagi menjadi dua atau tiga. Jangan langsung digigit," kata Fahrul.

3. Kontrol tidak tepat waktu

Saat menggunakan kawat gigi, perawatan harus diperiksa secara berkala. Biasanya sekitar 3-4 minggu sekali. Dokter akan selalu memberitahukan jadwal periksa berikutnya saat perawatan.

Sayangnya, masih banyak orang yang tak memeriksakan kondisi giginya secara tepat waktu. Khususnya saat ini, yakni masa pandemi yang menganjurkan kita untuk tetap di rumah.

Padahal, kebiasaan menunda pemeriksaan ini dapat berbahaya.

"Perawatan ortodonti dianggap perawatan emergensi jadi harus dikontrol tepat waktu, karena dikhawatirkan terjadi pergerakan gigi yang tidak dikontrol dan dapat menimbulkan penyakit mulut," ucap Fahrul.

4. Memasang bukan pada ahlinya

Saat orang memasang kawat gigi, masih banyak orang tidak datang ke dokter ahli. Dokter gigi yang ahli dalam memasang behel adalah dokter gigi spesialis ortodonti.

Dokter spesialis ini merupakan bidang kedokteran gigi yang mempelajari estetika, posisi gigi, rahang, dan wajah.

Memasang kawat gigi di tukang gigi sangat tidak dianjurkan. Karena terdapat risiko yang membahayakan kesehatan gigi dan mulut.

5. Tidak membersihkan gigi dengan benar

Masih banyak pengguna behel yang tak membersihkan gigi dengan baik dan rutin. Gunakanlah sikat gigi khusus yang dapat menjangkau bagian gigi yang tertutup kawat. Pastikan juga sela-sela gigi terjaga kebersihannya.

Gigi tidak bersih dapat membuat karang gigi menumpuk dan memicu berbagai penyakit.

Related Articles