Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id
Kesehatan

Tips Aman Mengkonsumsi Makanan Kaleng Saat Pandemi Corona

Author
calendar_today Apr 17, 2020 schedule 18:59
Share:
Tips Aman Mengkonsumsi Makanan Kaleng Saat Pandemi Corona

Beberapa orang menyetok makanan kaleng atau olahan lantaran dirasa efisien dan awet. Tetapi, butuh perhatian tersendiri cara mengkonsumsinya di sela-sela pandemi virus corona anyar ataupun COVID-19. Menilik konsumsi bergizi salah satu sumber yang menunjang daya tahan tubuh ataupun kekebalan guna mencegah virus.

Dokter spesialis gizi dari RSPI-Puri Indah, Raissa E. Djuanda, tidak melarang masyarakat mengkonsumsi makanan beku dan kalengan saat pandemi COVID-19 dengan syarat porsi dan nutrisinya tetap terjaga.

Buah-buahan dan sayuran beku maupun kaleng diperbolehkan, periksa kandungan nutrisinya dengan ketentuan pilihlah yang rendah lemak, garam dan gula.

Kaum ahli kesehatan menganjurkan konsumsi garam, gula, dan lemak tidak melampaui batas setiap hari. Untuk garam hendaknya tak lebih dari satu sdt ataupun 5 gr setiap hari. Lantas, gula paling banyak 4 sdm ataupun 50 gr, sedangkan minyak ataupun lemak hendaknya tak melebihi 5 sdm ataupun 67 gr tiap-tiap hari.

Makanan kaleng dan beku butuh diyakinkan setiap serving-nya berapa, umpamanya kemasannya itu 100 gr namun di nutrition fact-nya itu umumnya cuma 20 gr, mesti diamati jika menghabiskan sebungkus.

Makanan yang telah dibekukan memang kandungan gizinya berkurang, walaupun tidak terlampau banyak. Namun, sayur dan buah yang dibekukan masih lebih sehat ketimbang makanan kemasan lain yang memiliki kandungan zat pelengkap.

Makanan sehat dari bahan segar, sayur, dan buah dapat ditaruh di dalam freezer alhasil tahan lama, dapat hingga 2 bulan. Dapat menggunakan metode rebus sejenak lantas berikan es, baru supaya usai panasnya, input cup dimasukan ke freezer.

Buat panduan makan sepanjang COVID-19 dianjurkan makanan berbahan dasar sayuran dan buah serta karbohidrat kompleks, misalnya kue dari bahan tepung gandum ataupun granola.

Related Articles